Tips dan tutorial tanpa batasan topik.


Rabu, 04 Februari 2015

10 Cara Ampuh Mengajak Orang Kenalan

| Rabu, 04 Februari 2015
Jangan Bicara Pelaminan Kalau Kenalan aja Masih Berantakan

Kebanyakan dari kita pasti masih ingat adegan ketika Cinta meninggalkan Rangga di kios toko buku bekas. Si penjaga kios (Alm. Gito Rollies) lalu bilang kalau dalam 10 detik Cinta nengok lagi berarti Rangga harus menghampirinya. Teori 10 detik Gito Rollies di AADC ini berlaku juga untuk kenalan, tapi waktunya lebih singkat.

3 detik pertama pandangan mata adalah waktu krusial untuk kenalan.

Kenapa 3 detik? Sebenarnya ini hanya mitos, tapi ada benarnya juga, karena beberapa alasan ini:

1 detik pertama adalah waktu untuk berpikir, “Orang ini siapa ya?” 2 detik calon kenalan kita akan berpikir, “Dia seperti [Si X].” Di detik kedua calon kenalan kita akan mengulik referensi ingatannya dan menebak siapa diri kita. 3 detik adalah waktu ketika ia sudah bisa menerka kita bukan siapa-siapa. Tunggu dulu, tapi jika ia bertahan selama tiga detik itu berarti ada ketertarikan atau rasa penasaran awal. Jika 3 detik sudah terlewati, saatnya atur strategi untuk kenalan.

Hmmm…TS mendengar bisikan kecil itu, “Kalau malu gimana?”. Saat hari pertama kita sekolah dulu pastinya kita menangis bukan? Alasannya bukan karena kita cengeng, tapi karena kita malu. Nah, lama kelamaan kita bisa meningkatkan percaya diri kita di sekolah karena kita belajar untuk bergaul. Begitu pula dengan kenalan.

5 dari 10 langkah (praktekan dulu yang ini, hari ini) akan membuat agan/sista berani untuk berinteraksi dengan calon pasangan agan/sista, inget yah masih calon:

10 Cara Ampuh Mengajak Orang Kenalan

10 Cara Ampuh Mengajak Orang Kenalan

1. Lihat Apa Yang Dibawa, Pancing Obrolan Dari Situ

Bayangkan keadaan ini, seorang yang mau kamu ajak kenalan membawa Buku Harry Potter lalu kamu tiba-tiba datang dan menanyakan namanya, tetot! Bel kegagalan berbunyi di seberang sana. Kalau ia membawa Harry Potter kenapa tidak langsung tanya, “Kamu mau masuk ‘asmara’ Gryffindor atau Ravenclaw?”

Kalau kamu perempuan: Laki-laki biasanya suka dengan olahraga, kalau dia pakai jersey klub bola, langsung pancing dengan pertanyaan seputar klub tersebut.

Kalau kamu laki-laki: Coba pancing dengan pertanyaan yang mendalam seputar barang yang ia bawa. Tak ada perempuan yang mau punya laki-laki berpikiran dangkal.

2. Karena Playlist Adalah Harapan!

“You can tell a lot about person by what’s on their playlist.” Itulah ucapan Keira Knightley yang populer di Film 'Begin Again'. Tak ada salahnya kamu sedikit melirik playlist yang sedang dimainkan oleh calon kenalanmu. Pelajari genre apa yang bisa menarik perhatiannya. Jika ia sedang memutar Nirvana maka jangan kamu tanya apakah Alam akan kembali menyanyi dangdut, jangan!

Kalau kamu perempuan: Laki-laki biasanya terjebak dengan playlist 90-an. Seleranya mentok pada jaman Pearl Jam atau Kla Project.

Kalau kamu laki-laki: Jangan egois dengan bicarakan playlist-mu sendiri. Coba sesekali dengarkan Taylor Swift.

3. Oh, Mama! Oh, Papa!

Seorang teman pernah bilang, “Tempat kenalan paling baik adalah saat kondangan.” Kenapa? Karena dua alasan. Pertama, kita pasti sedang dalam kondisi rapi. Kedua, ini kuncinya, kadang calon kenalan kita bersama dengan orangtuanya. Buat interaksi dengan orangtuanya niscaya calon kenalan kita akan seperti drama oh mama oh papa alias bertekuk lukuk, tapi jangan lupa ikut antrian kambing guling juga ya, kenalan tak bisa membuatmu kenyang soalnya.

Kalau kamu perempuan: Kamu boleh sebal dengan ibumu karena hal-hal kecil tapi jika seorang ibu berinteraksi dengan seorang pemuda itu tandanya ada sesuatu di pemuda tersebut.

Kalau kamu laki-laki: Kamu bukan Kurt Cobain yang kemana-mana pakai flanel. Saat kondangan tampilah lebih rapi, siapa tahu drama oh mama oh papa akan menghampirimu.

4. Tambah Wawasan eh Kenalan di Toko Buku

Jika kamu terlalu bosan dengan toko buku yang selalu memutar Michael Learns To Rock (BTW, kapan sih MLTR berhenti konser di Indonesia?) sudah saatnya kamu bersiap untuk kenalan. Toko buku memudahkanmu berkenalan karena rak-rak di sana sebenarnya telah mengerucutkan ketertarikan tertentu. Jika kamu bertemu calon kenalan di rak arsitek, kamu tinggal bilang, “Suka Tadao Ando juga? Aku suka tuh cerita dia waktu bangun museum di Jepang,” dan beberapa menit kemudian bisa jadi kalian akan membangun fondasi masa depan bersama.

Kalau kamu perempuan: Laki-laki akan ada di dua rak. Pertama rak majalah dan kedua rak selain buku motivasi.

Kalau kamu laki-laki: Jauhi rak majalah, karena yang kamu temui di sana kalau bukan bapak-bapak ya adik-adik SMP yang bolos sekolah.

5. Ada Ser dalam Kata “Konser”, Yang Membuatmu Deg-Deg Ser

Disclaimer: Kita tidak sedang bicara konser Michael Learns To Rock! Konser atau gig kecil di akhir pekan adalah saat tepat untuk kenalan. Tentunya deret musisi di sana telah memfilter secara tidak langsung orang yang datang. Datangi konser dan bicaralah dengan calon kenalan yang kamu incar, “Kira-kira nanti encore-nya lagu apa ya?” bisa jadi pancingan mujarab untuk memulai percakapan.

Kalau kamu perempuan: Bila menonton konser barengan jangan lupakan teman laki-laki yang kamu punya. Dia akan bisa memberi perspektif laki-laki yang nantinya mengajak kamu kenalan.

Kalau kamu laki-laki: Meski kamu suka Metallica bukan berarti tiap ke konser harus pakai baju hitam. Malam-malam pakai kaos hitam pula, jangankan calon kenalan, security saja mungkin tidak melihat kamu.

5 langkah pertama ini hanya akan jadi jejak tak terlihat bila kamu tidak mencobanya. Untuk mencoba hal ini kamu bisa lakukan terlebih dahulu secara online. Berkenalan secara online akan melatihmu untuk piawai merangkai kata-kata. Tenang, di online kamu tidak akan bertemu Roy Marten, kok (wink!).

Eksekusi dulu 5 langkah pertama ini, setelah itu 5 ide lagi di bawah. TS nggak mau dengar keluh kesah kebingungan ngajak kenalan lagi ya. Ide di kepala TS masih ada +100 lagi nih. Intip esok hari, kawan-kawan seperjuangan!

6. Lupakan Whatsapp Nyasar, Ini Bukan Zaman Roy Marten

Trik paling klasik untuk kenalan tanpa tatap muka adalah sok-sokan sms nyasar. Kalau kamu masih berpikir itu efektif ada baiknya kamu buat arisan bareng Roy Marten dan Ray Sahetapy. Jika ingin berkenalan via komunikasi tidak langsung sebaiknya kamu jujur, misalnya, “[namanya], aku kenal kamu dari [Si X] katanya kamu tertarik [Si X], aku juga nih, bisa nggak kapan-kapan ngobrol?” Calon kenalanmu akan lebih menghargai sikap jujur seperti itu. Atau kamu memang suka Roy Marten?

Kalau kamu perempuan: Tak ada salahnya mengirim whatsapp duluan, ini bukan jaman Hetty Koes Endang. Kadang tidak semua laki-laki berani memulai percakapan.

Kalau kamu laki-laki: Jangan hanya baca ulasan bola, sesekali baca juga calon kenalanmu, riset sedikit tidak ada salahnya.

7. Ingat Kata Shakespeare: Kuasai Panggung

Ucapan Shakespeare yang paling terkenal (mungkin kamu mendengarnya dari Nicky Astria, dasar anak 90-an!) adalah dunia ini panggung sandiwara. Bersyukurlah kalian yang punya kemampuan menyanyi atau membaca puisi. Jika kalian sedang tampil tak ada salahnya menunjuk atau mengajak calon kenalanmu berinteraksi. Bahkan Cinta memainkan puisi Rangga ketika kencan pertama bukan?

Kalau kamu perempuan: Ingat panggung laki-laki lebih sedikit. Beberapa laki-laki memang jago menari tapi kalau ia tak bisa menari jangan ajak ia menari, nanti dia malah malu karena gerakannya yang tak luwes.

Kalau kamu laki-laki: Panggung ini hanya permulaan, jangan bilang sok romantis di panggung, normal saja dulu. Karena ini bukan momen nembak acara Katakan Cinta.

8. The Power of Teman Ulang Tahun

Berbohong itu dosa, tapi berbohong untuk kebaikan tak apa, berkenalan kan tujuannya baik. Nah, ini tips sedikit tipu muslihat saat berkenalan. Jika kamu berada di sebuah tempat dan ingin berkenalan, coba katakan, “Teman saya mau ulang tahun nih, dia orangnya [bla-bla-bla] kira-kira baju yang cocok buat dia yang mana ya?” Dengan begitu calon kenalan akan memberikan pendapatnya. Plus, kamu akan dipersepsi sebagai seorang yang sayang teman.

Kalau kamu perempuan: Jangan lakukan trik ini di toko pakaian dalam, jangan!

Kalau kamu laki-laki: Jangan lakukan trik ini di toko perhiasan, nanti kamu dikira mau ngelamar teman perempuanmu.

9. Jangan Meniru Kasir Minimarket!

Kalau kamu datang ke minimarket pasti sang kasir langsung bicara, "Terimakasih bla bla bla." Padahal kita belum ngapa-ngapain udah diucapin terimakasih. Dalam berkenalan kamu bisa membalik logika ini, mintalah tolong ke calon kenalanmu. Sekadar minta opini, tanya sesuatu, atau apapun. Selesai permintaan tolong itu barulah kita berubah menjadi kasir minimarket, ucapkan terimakasih dan ajak ia berkenalan lebih dalam.

Kalau kamu perempuan: Minta tolong boleh saja tapi jangan juga meminta calon kenalanmu ngangkut karung beras lantas ngajak kenalan, kenalanmu bukan kuli!

Kalau kamu laki-laki: Mintalah dengan tulus, kebiasaan minta tolong sesama teman laki-laki dengan tidak sopan kadang bisa terbawa.

10. Belajar Dari Larry King

Larry King adalah seorang penyiar terkenal yang punya sejarah unik. Ia mengawali kariernya dengan mengajak para tamu di sebuah kafe untuk diwawancara. Kunci Larry King adalah dua, yakni pertanyaannya singkat dan selalu terbuka. Apa itu pertanyaan terbuka? Mudahnya adalah pertanyaan yang harus dijawab dengan penjelasan. Jadi jangan bertanya, “Eh aku boleh kenalan tidak?” Itu pertanyaan tertutup, karena jawabannya hanya “boleh” dan “tidak”. Cari pertanyaan yang terbuka. Misalnya gimana? Silakan googling nama Larry King dan lihat pertanyaan penyiar kawakan ini di Youtube.

Kalau kamu perempuan: Meski Larry King laki-laki kamu juga bisa menerapkan trik ini.

Kalau kamu laki-laki: Kamu kan sering memaki wartawan televisi yang nanya, “Bagaimana perasaan kamu?” sekarang saatnya kamu buktikan kamu lebih baik dari wartawan itu.

10 Cara Ampuh mengajak orang kenalan diatas ini hanya akan jadi jejak tak terlihat bila agan/sista tidak mencobanya. Untuk mencoba cara diatas agan/sista bisa lakukan terlebih dahulu secara ONLINE (setipe.com). Berkenalan secara online akan melatih agan/sista untuk piawai merangkai kata-kata. Tenang di online agan/sista tidak akan bertemu Roy Marten kok (wink!).

Masih bingung atau belum berani ngajak orang lain kenalan? mungkin karena agan/sista belum mengenali diri agan/sista itu seperti apa, lebih baikagan/sista mengenali diri agan/sista sendiri dengan mengikuti Tes Kepribadian secara gratis (setipe.com)

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar